Merawat luka bedah

Di akhir operasi, tepi-tepi sayatan bedah akan direkatkan agar terjadi penyembuhan luka. Ikuti langkah-langkah perawatan luka di bawah ini:

1) Mencuci tangan Anda:

Cuci dan keringkan tangan Anda dengan sempurna atau kenakan sarung tangan sekali pakai saat merawat luka bedah.

2) Membersihkan luka:

“Bersihkan luka menggunakan air mengalir atau air layak minum.
Catatan: hindari penggunaan antiseptik karena dapat merusak kulit dan memperlambat pemulihan. Gunakan larutan Nacl untuk membersihkan luka hingga 48 jam setelah pembedahan.” 1

3) Mengeringkan kulit:

Tepuk-tepuk area luka hingga kering menggunakan handuk bersih.
Catatan: saat mengeringkan luka, amati luka untuk melihat adanya tanda-tanda infeksi, seperti area luka yang terasa semakin hangat dan tampak memerah, pembengkakan, rasa nyeri dan nyeri tekan yang meningkat, keluar nanah, atau bau yang tidak sedap.

4) Menghentikan perdarahan:

Jika luka mengeluarkan darah, berikan tekanan lembut pada area tersebut menggunakan perban kasa atau dressing penyerap steril lalu tinggikan posisi luka hingga darah berhenti.​

5) Menutup luka:

Pasang dressing film steril luka steril yang dilengkapi bantalan luka (woundpad) seperti salah satu dressing di bawah ini.

Dressing diganti bila perlu misalnya dressing menjadi basah atau kotor.

  • Jangan menyentuh atau menggaruk luka selama proses penyembuhan.
  • Berhati-hatilah agar tidak menyentuh dressing bagian dalam yang berkontak dengan luka
  • Anda dapat mandi dengan aman 48 jam setelah pembedahan

Kapan sebaiknya mencari pertolongan medis

Kunjungan ke dokter perlu dilakukan jika

  • luka menunjukkan tanda-tanda infeksi.
  • terdapat kenaikan suhu tubuh (di atas 37,5 °C).

Cara mengenali luka yang terinfeksi

Jika luka mengalami infeksi, berikut tanda-tandanya

  • bertambah nyeri,
  • terasa hangat saat disentuh,
  • terlihat merah atau bengkak,
  • mengeluarkan cairan seperti darah, nanah, atau darah,
  • berbau tidak sedap

Jika terjadi kenaikan suhu tubuh (di atas 37,5 °C) atau terdapat tanda-tanda yang disebutkan, silakan hubungi praktisi perawatan kesehatan Anda! 2

Jika ragu, temui tenaga medis

Kita cenderung dapat merawat luka ringan di rumah. Lalu kapan sebaiknya berkonsultasi dengan dokter? Scroll ke bawah untuk informasi lebih lanjut!